Si Jago Merah Lalap Permukiman Padat, Delapan Kontrakan di Pasar Teleng Jalan Pepaya Tak Tersisa

Si Jago Merah Lalap Permukiman Padat, Delapan Kontrakan di Pasar Teleng Jalan Pepaya Tak Tersisa

Pekanbaru, DutapekerjaIndonesia.com – Kebakaran melanda delapan petak rumah kontrakan yang berada di Jalan Pepaya (Pasar Teleng)Kelurahan Pulau Karomah, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Senin (30/3/2026) sekitar pukul 11.40 WIB.

Peristiwa tersebut menghanguskan seluruh bangunan kontrakan yang dihuni sejumlah warga dengan latar belakang pekerjaan berbeda, mulai dari pedagang, buruh becak, hingga satpam. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materil masih dalam proses pendataan.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi Feni Wulandari (26), seorang ibu rumah tangga yang saat itu berada di ruang tamu sedang menidurkan anaknya yang berusia satu tahun. Ia kemudian melihat api sudah menyala dari arah dapur.

“Saya lihat api sudah muncul di bagian belakang rumah. Waktu saya ke dapur, api sudah membesar,” ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, Feni segera menyelamatkan diri sambil menggendong anaknya keluar rumah. Ia kemudian berusaha memberi tahu tetangga dengan mengetuk rumah di sekitar lokasi, termasuk rumah Zulfikar (54) yang juga menjadi salah satu korban terdampak.

Zulfikar yang mendapat informasi tersebut langsung berupaya menyelamatkan diri bersama keluarganya, sekaligus memberi tahu warga lainnya agar segera keluar dari rumah masing-masing.

Dalam kondisi panik, Feni kemudian berlari menemui ibunya, Lindawati (53), saat itu sedang berjualan di sekitar Jalan Pepaya. Mendengar kabar tersebut, salah seorang pengunjung kedai milik Lindawati segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tak lama berselang, aparat dari Polsek Sukajadi tiba di lokasi kejadian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sukajadi Kompol Romi Irwansyah, SH., MH, didampingi Kanit Reskrim, Kanit Samapta, KA SPKT serta personel piket.

Petugas langsung melakukan pengamanan di tempat kejadian perkara (TKP), termasuk mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi serta mencatat keterangan para saksi.

Untuk memadamkan api, sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil rescue dikerahkan ke lokasi. Setelah berjibaku selama hampir dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.20 WIB dalam kondisi aman dan terkendali.

Berdasarkan data di lapangan, delapan petak rumah kontrakan yang terbakar tersebut ditempati oleh Darlis (64), Zulfikar (54), Indra (52), Lindawati (53), Ade (39), dan Andi (44), sementara dua unit lainnya dalam keadaan tidak berpenghuni.

Dari hasil keterangan awal, api diduga berasal dari rumah nomor 4 yang ditempati oleh Lindawati bersama anaknya, Feni Wulandari. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Diketahui, sebelum kejadian, tidak ada aktivitas memasak di dalam rumah tersebut dan kondisi kompor dalam keadaan mati.

Sebagai langkah penanganan, pihak kepolisian telah memasang garis polisi di lokasi kejadian guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk, sehingga potensi penyebaran api sangat cepat dan berisiko tinggi.
(rima)